Aku bertemu kamu hari ini.
Senyummu ceria dan hangat.
Bicaramu jernih dan bersahabat
Aku berharap kamu mau sedikit berusaha.
Karena tidak hanya kamu yang bermaksud mendekat.
Itu adalah pertemuan pertama kita.
Aku bertemu kamu hari ini.
Aku tidak yakin. Sangat tidak yakin kalau itu adalah kamu.
Kamu yang dulu berbeda. Senyummu dulu tulus dan manis.
Tidak seperti saat ini aku bertemu denganmu lagi untuk yang kedua kali.
Masing-masing hanya terdiam saling menatap.
Sampai pada akhirnya aku pergi menjauh.
Itu adalah pertemuan kedua kita.
Sekali lagi, aku bertemu kamu hari ini.
Aku menatapmu dan kamu pun menatapku.
Aku berusaha tidak berpikir itu benar-benar kamu.
Karena kita berdua sudah menggenggam tangan yang asing bagimu dan asing bagiku.
Dan itu adalah pertemuan ketiga kita.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Pa..
Baru kali ini nulis sesuatu tentang Papa. Beberapa bulan terakhir adalah waktu-waktu membingungkan, kadang sedih tapi sebentar, kadang marah...
-
Halo Bulan Sepuluh..tesisku belum selesai juga :p Hari ini sedang duduk di sebuah tempat minum kopi, untuk menyelesaikan ini itu sedikit l...
-
Agak menyesal kenapa harus segampang itu menceritakan hal ketakutan masa lalu kepada orang. Kamu minta apa? Minta perhatian? Minta dikasih...
-
refleksi hari ini: ketika kamu berpikir kamu sudah berbuat benar dengan melimpahkan sebagian beban pikiran, itu ternyata salah. salah be...