Jun 2, 2011

(Calon) Mahasiswa Baru

Bulan-bulan sekarang, bulan-bulannya lulusan kelas 3 SMA lagi bingung cari tempat kuliah. Jadi inget sekitar 3 tahun lalu, waktu aku berada di posisi mereka.
Hari itu, beberapa hari menjelang SNMPTN (dulu namanya SPBM), aku sibuk belajar. Sibuk ke bimbel. Ikut try out sana sini.

Selain itu, aku juga sibuk yang lain.
Sibuk tanya ke temen2 mereka udah pada keterima di kampus mana aja.
Sibuk ngiri ke temen2 yang udah dapet tempat kuliah.
dan sibuk ngomel dalam hati kenapa aku gk nyoba jalur penerimaan mahasiswa lewat non-SNMPTN (PSB, PMDK, SPMK dsb)
Hadeh...penyesalan memang datang terlambat.
Memang waktu itu aku terlalu idealis. Mikirnya, "ih ngapain ikut jalur2 begitu yang gk murni 'saingan' dalam bentuk soal2 yang sama standarnya secara nasional seperti SNMPT". Sama pake senyum-santai-dan-sombong.
Dan bisa ketebak, aku nyesel dan iri waktu temen2 udah terjamin bangku kuliahnya. Mana pake diomelin mama juga. Huwaa :(

Akhirnya karena gk punya cadangan bangku kuliah, pasca UAN aku langsung capcus ngebut belajar siang malam. Fyi, waktu UAN aku gk serius2 amat belajarnya :p
Waktu mau ngembalikan formulir pendaftaran, sempet bingung mau daftar kemana. Yang penting Teknik. Untuk memperbanyak pilihan, aku pilih paket IPC, yaitu campuran IPA dan IPS, meskipun ambil resiko harus belajar mata pelajaran sosial.
Akhirnya ini pilihannya:
1. Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota (ITS)
2. Teknik Sipil (UB)
3. Sastra Inggris (Unair)

Tapi setelah berembug dan bertapa (baca: makan siang) di Wapo deket Unair, akhirnya pilihan dituker jadi:
1. Teknik Sipil (ITS)
2. Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota (UB)
3. Sastra Inggris (Unair)

Hari pertama berangkat jam 4 pagi dianter Papa. Niatnya mau belajar di jalan, tapi seperti biasa selalu ketiduran. Alasan buat tidur:
1. capek belajar
2. jenuh liat jalanan udah macet pada pukul 4 pagi
3. mengurangi nervous
dan memang gk masuk akal semua dan terkesan mencari-cari alasan hahaha :p

Pulangnya saya stres.
Soal2 SNMPTN sulit2, meskipun bentuk soalnya setipe dengan try out dan kisi-kisi yang dikasih bimbingan belajar PRIMAGAMA (#bukanblogberbayar :p). Aku cuma berhasil jawab kira2 50% dari soal2 itu. Untuk soal2 yang gk tau jawabannya, aku kosongin. Salah jawab bisa jadi pengurangan nilai. Jadi, mending gk usah dijawab :p (tips tentor Primagama)
Akhirnya waktu sampe rumah, mama ngasih brosur pendaftaran PENS ITS, sebuah politeknik di Surabaya yang bagus dan gedungnya juga bagus bgt. *kosakata tidak berkembang*
Dan ujung-ujungnya aku bertekad untuk ikut ujian masuknya yang dilaksanakan beberapa hari setelah SNMPTN.

Hari kedua SNMPTN.
Saya stres pangkat seratus. Soal2 IPA tidak sesimpel soal2 pendidikan dasar pada hari pertama. Apalagi soal IPS, mungkin cuma 1-2 soal aja yg berani tak jawab. Sisanya kosong.
Intinya. Mumet.
Iseng2 liat ke kanan ada cewek dengan rambut dikuncir. Tampangnya smart dan lagi ngeliatin ruangan juga dengan muka sombong seakan dia bisa ngerjain semua soal itu. Dia emang terlihat sudah menyelesaikan soal2nya.
Aku monyong ke dia.
Lupakan cewek itu. Sekarang aku beralih ke cewek di sebelah kiri ku. Cewek itu agak gendut, berkulit hitam, dan terlihat panik ngerjain soal. Keringetnya sebiji jagung.
Aku senyum puas. Ternyata ada orang yang (keliatannya) gk bisa ngerjain, sama kayak aku. Hahahahaha *ketawa jahat*

Setelah ujian SNMPTN usai, aku jujur ke mama kalo aku gk bisa ngerjain 100%. Mama maklum, meskipun (lagi2) pake ngomel2 kenapa dulu aku gk nyari cadangan lewat jalur non-SNMPTN.
Beberapa hari kemudian aku ujian masuk PENS ITS. Soalnya gampang2. Jauh lebih gampang dari SNMPTN.
Tapi gk tau kenapa, feelingku bilang kalo aku gk bakal keterima di politeknik itu.

Sebulan kemudian....sehari sebelum tanggal resmi pengumuman...hasilnya keluar.
Malam itu, sehabis magrib, aku sholat dulu yang khusyuk. Ada desas-desus mengatakan *wusssss angin bertiup*, pengumuman SNMPTN bakal keluar malam hari sebelum tanggal resminya.
Setelah sholat, aku online ke situs SNMPTN via handphone SE jadulku. Hasilnya.....JENG JENG!!!
"Selamat anda diterima di Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Brawijaya."
*kira2 begitu isinya*
Happy :D
Aku kasih tau ke mama dan kami berdua loncat2. Tapi kata2 yang keluar beda.
Aku : Horeeee keterima!! Hore Horeee!!
Mama : Lho kok keterima di Malang???? *sambil nangis*
Dziiiing -______-

Intinya, puas rasanya bisa keterima di universitas negeri lewat jalur ujian SNMPTN.
Alhamdulillah :)


Oh iya...ceritanya belum selesai. Iseng2 juga, aku cek nomer pendaftaran si cewek-sombong-yg-duduk-di-sebelah-kanan-ku. Ternyata dia gk keterima. Hahahahahaha rasakan pembalasan pahit itu *ketawa jahat* Salahnya sok banget mukanya waktu itu :p
Dan aku cek nomer pendaftaran cewek-panik-yg-duduk-di-sebelah-kiriku, dan ternyata dia keterima di Universitas Negeri Surabaya. Congrats :D

Dan intinya (lagi)...buat calon-calon mahasiswa baru 2011, tetep semangat dan berdoa buat masa depan kalian ya. Bikin mindset kalian dengan obsesi dan motivasi satu-satunya untuk mencari jalan menuju masa depan yg sukses dan tentunya untuk membanggakan ortu.
Itu dulu adalah motivasi ku buat belajar giat sebelum SNMPTN.

Gooooood Luck :)

May 7, 2011

more and more

ultimatum yg dia berikan membuat aku berpikir.
evaluasi diri jadi pilihannya.
sedikit demi sedikit aku mencoba berubah.
mengeluarkan senyuman di saat aku bersedih.
mengeluarkan nasihat di saat aku sedang kesal.
dan mengalah..agar dia/orang lain yg lebih tersenyum lagi, bukannya aku.

sedikit demi sedikit aku belajar lagi dari awal.
limpahan tanggung jawab yg berbeda sekarang ada di depan.
aku akan buktikan aku bukan orang yg egois dan cengeng lagi.

mungkin aku juga akan menyembunyikan perasaan negatif.
dan mungkin itu langkah untuk sedikit membohongi diri sendiri.
sedikit lebih banyak.

Mar 28, 2011

you're the best thing I never knew I needed

lagi suka sama lagu ini.. "Never knew I needed".
Lagu ini dinyanyikan oleh Ne-Yo dan menjadi soundtrack film animasi Princess and Frog.

Video klipnya juga mirip-mirip adegan di filmnya, dimana si Ne-Yo masakin kue buat ceweknya, dimana kue itu yang suka dibikin Tiana si pemeran utama.
Terus di depan cafe ada sekelompok pemain musik, sama seperti kondisi di filmnya.
Terus di akhir video klip, si Ne-Yo jalan ke danau rawa yang persis dgn setting film animasinya.
Baguuss...dan liriknya juga menggambarkan orang yang lagi jatuh cinta dengan orang yang tidak pernah kita duga sebelumnya.
Hmm...cocok nih sama perkataannya seseorang dua tahun yang lalu: "Buat apa susah-susah mencari 'sesuatu', siapa tahu apa yang kita cari ada di dekat-dekat kita.."
Kata-kata itu diucapkan dengan ekspresi datar khas dia sambil melihat lalu lalang jl.watugong, dan mampu membuat orang di sebelahnya GR terus melongo ngeliatin lelaki itu...
Oke, cukup. *blushing*

Never Knew I Needed
by.Ne-Yo
for the way you changed my plans
for being the perfect distraction
for the way you took the idea that i have
of everything that i wanted to have
and made me see there was something missing
for the ending of my first begin
and for the rare and unexpected friend
for the way you're something that i never choose
but at the same time something i don't wanna lose

and never wanna be without ever again

you're the best thing i never knew i needed
so when you were here i had no idea
you're the best thing i never knew i needed
so now it's so clear i need you here always

my accidental happily (ever after)
the way you smile and how you comfort me (with your laughter)
i must admit you were not a part of my book
but now if you open it up and take a look
you're the beginning and the end of every chapter

who knew that I could be here
so unexpectedly
undeniablely happy
said with you right here, right here next to me

Feb 20, 2011

Waspada

Mungkin tulisan ini terlihat ketinggalan, nggak update, dan boleh kalian berteriak "where have you been?". Jujur, menurutku, segala sesuatu perlu kubahas apalagi sesuatu tersebut bersinggungan langsung dengan kita, paling tidak, terjadi di dekat kita.
Siapa yang tahu kapan terjadinya segala kejadian? Sedih, susah, senang, heboh, dll?
Beberapa kejadian akhir-akhir ini membuat aku agak ngeri. Kali ini tentang kriminalitas.
Hari Jumat pagi (180211), aku bertemu dengan si dia untuk menebeng ke Terminal Arjosari untuk naik bis ke Sidoarjo (mudik ceritanya). Aku kira pagi itu akan seperti biasanya: saling mengucap rindu, saling berpesan 'jangan nakal', atau saling mengkomentari tentang hal2 yang kami temukan di sepanjang jalan.
Agak lain hari itu. Dia tiba di depan kost-ku, berkata, "Keluarganya A jadi korban pembantaian. Kemarin A langsung pulang ke Aceh." Singkat, padat dan jelas seperti cara dia berbicara biasanya.
Aku diam sebentar. "Guyon ah," kataku lalu sambil nyengir berdoa kalau itu benar-benar guyonan pagi hari-nya dia.
"Serius kok," Lantas dia mengambil ponselnya yang sudah terkoneksi dengan link berita kejadian pembantaian yg dimaksud.
"Heh?? Ini adiknya A beneran?"
Aku terus membaca berita itu. Diberitakan dalam harian media elektronik itu, tiga anak kecil yang kesemuanya adalah adik A, dianiaya oleh pamannya sendiri. Yang paling kecil meninggal dunia, sementara 2 kakaknya terluka parah dan sekarat. Inalillahi..Astaghfirullah..
Ada satu kejadian lagi. Sudah lumayan lama sih sebenernya. Pagi itu di bulan Januari 2011, aku baca koran Metropolis-nya Jawa Pos. Salah satu
Selama ini aku hanya mendengar berita-berita kriminal dari koran atau televisi tanpa pernah membayangkan bahwa hal-hal tersebut bisa terjadi di sekeliling kita..di antara teman-teman kita...
Aku memang tidak begitu dekat dengan A, tapi aku berharap pelaku kejahatan tersebut mendapat hukuman yang setimpal baik dunia maupun akhirat.
Pelajaran yang bisa diambil dari kejadian itu adalah, jangan lengah dan terus waspada dalam kehidupan sehari-hari. Perbanyak berbuat baik kepada orang lain, niscaya orang lain akan berbuat baik kepadamu dan kamu dihindarkan dari segala macam celaka..
Amin..

Jan 7, 2011

Berjalan di Tempat

"masih saja saya mengulanginya lagi, sifat negatif yang saya sadari bahwa saya salah dan ingin berubah dengan tujuan untuk menjadikan diri sebagai pribadi yang lebih matang. akankah ini menjadi benalu selamanya bagi saya? percuma jika kita pintar berteori namun praktiknya nihil. astagfirullahalazim.. "

from: |Tempat Sampah|

:(

Nov 14, 2010

Pa..

Baru kali ini nulis sesuatu tentang Papa. Beberapa bulan terakhir adalah waktu-waktu membingungkan, kadang sedih tapi sebentar, kadang marah...