Oct 16, 2018

(the real) Acknowledgement

1. Kepada makhluk-makhluk berbulu yang menemani di mana saja, terima kasih untuk dengkurnya yang menenangkan,
2. Kepada barista berpipi bulat di ujung Asia Afrika yang racikan kopinya enak dan selalu menambahkan "quiche" sebelum aku sempat menyelesaikan menyebut nama panjang makanan itu,
3. Kepada pengamen-pengamen bersuara serak di beberapa perempatan jalan, yang mengisi kebosanan di tengah menunggu nyala lampu berganti,
4. Kepada pesan 'semangat' dari orang asing yang kamu temui dan sempatkan berbasa-basi mengobrolkan cuaca saat mengantri di loket pemeriksaan fisik kendaraanmu yang jatuh tempo usia suratnya,
5. Kepada ibu dan bapak teman ibuku yang matanya berbinar tulus saat pertama kali berkenalan denganku,
6. Kepada ibunya ibuku yang selalu menyebut namaku sebagai nama cucu yang diingatnya untuk dikunjungi,
7. Kepada ibunya ayahku yang selalu menganggapku dan ibuku tidak cukup baik dan tidak cukup layak dalam hal apapun,
8. Kepada ayahnya ayahku yang selalu memberikan majalah-majalah bekasnya tiap aku berkunjung agar aku tidak merebut koran yang sedang dibacanya,
9. Kepada diri sendiri karena sudah berusaha memahami diri sendiri, walau sepertinya belum tuntas juga.



No comments:

Pa..

Baru kali ini nulis sesuatu tentang Papa. Beberapa bulan terakhir adalah waktu-waktu membingungkan, kadang sedih tapi sebentar, kadang marah...