Barista itu sudah tersenyum saat menatapku, bahkan sebelum aku membuka pintu gerainya.
Ia menyapa lantang, dengan senyumnya yang jarang dikeluarkan.
Setidaknya ia menerimaku hari ini. Penerimaan yang lebih hangat dari biasanya.
Ternyata hari ini tidak semendung yang kukira.
Starbucks Asia Afrika, January 8th.
I will miss this place.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Pa..
Baru kali ini nulis sesuatu tentang Papa. Beberapa bulan terakhir adalah waktu-waktu membingungkan, kadang sedih tapi sebentar, kadang marah...
-
Halo Bulan Sepuluh..tesisku belum selesai juga :p Hari ini sedang duduk di sebuah tempat minum kopi, untuk menyelesaikan ini itu sedikit l...
-
Agak menyesal kenapa harus segampang itu menceritakan hal ketakutan masa lalu kepada orang. Kamu minta apa? Minta perhatian? Minta dikasih...
-
refleksi hari ini: ketika kamu berpikir kamu sudah berbuat benar dengan melimpahkan sebagian beban pikiran, itu ternyata salah. salah be...
No comments:
Post a Comment