Jan 8, 2019

Barista yang Satu Itu

Barista itu sudah tersenyum saat menatapku, bahkan sebelum aku membuka pintu gerainya.
Ia menyapa lantang, dengan senyumnya yang jarang dikeluarkan.

Setidaknya ia menerimaku hari ini. Penerimaan yang lebih hangat dari biasanya.

Ternyata hari ini tidak semendung yang kukira.




Starbucks Asia Afrika, January 8th.
I will miss this place.

No comments:

Pa..

Baru kali ini nulis sesuatu tentang Papa. Beberapa bulan terakhir adalah waktu-waktu membingungkan, kadang sedih tapi sebentar, kadang marah...